Apel Pasukan Operasi Lilin Salawaku 2024

Pj Gubernur Maluku, Sadali Ie, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Salawaku 2024 di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Tantui Ambon, pada Jumat, 20 Desember 2024. Apel ini, dipimpin oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Kapolda Maluku mengungkapkan bahwa operasi ini melibatkan 3.200 anggota polisi, 2.500 personel TNI, dan sekitar 1.000 anggota Satpol PP. Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode perayaan.
Fokus pengamanan mencakup terminal, pelabuhan, dan tempat wisata, mengingat 70% wilayah Maluku terdiri dari laut dan masyarakatnya banyak menggunakan moda transportasi laut. Kapolda menekankan pentingnya memastikan keselamatan penumpang dengan memeriksa kelayakan kapal, jumlah pelampung, dan kapasitas muatan.
Tujuannya adalah memastikan masyarakat Maluku dapat melaksanakan ibadah dan merayakan dengan aman, nyaman, dan tenteram. Penjabat Gubernur Sadali Ie mengapresiasi sinergi antara Polri, TNI, dan Satpol PP dalam menjaga keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Beliau berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan mematuhi aturan dan menjaga ketertiban umum.
Pj Gubernur Maluku Koordinasi dengan Instansi Terkait
Selain itu, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama periode perayaan. Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, pemerintah juga mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama perayaan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku telah menyiapkan posko-posko di berbagai titik strategis untuk memantau arus lalu lintas dan memastikan kelancaran transportasi. Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang mungkin terjadi selama musim penghujan.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama perayaan. Langkah ini penting untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat, termasuk ibadah dan perayaan lainnya. Selain itu, pihak kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras dan petasan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Dalam rangka menjaga situasi kondusif, pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan mengintensifkan sosialisasi. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada aparat keamanan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Semoga perayaan kali ini membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Maluku.

Tinggalkan Balasan