Kampung Mandiri Di maluku Meningkat

693 Views –
Kampung Mandiri Di maluku Meningkat

Provinsi Maluku mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah Kampung mandiri selama beberapa tahun terakhir. Pada awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maluku tahun 2019, hanya 10 Kampung yang berstatus mandiri. Namun, memasuki tahun 2024, jumlah Kampung mandiri telah meningkat menjadi 82 Kampung. Perkembangan ini tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Maluku.

Kemajuan tersebut juga berdampak pada penurunan jumlah Kampung tertinggal. Jika sebelumnya terdapat banyak Kampung dalam kategori ini, kini jumlahnya hanya menyisakan empat Kampung.

Strategi Pengembangan Kampung Mandiri untuk Masa Depan

Dalam sambutannya pada Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Maluku 2024, Gubernur Murad Ismail menekankan pentingnya pendekatan holistik. Menurutnya, membangun Kampung tidak sekadar memperhatikan aspek ekonomi, tetapi juga melibatkan pengembangan sosial, lingkungan, dan kebudayaan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Maluku terus memperkuat kelembagaan pemerintahan Kampung. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola yang baik, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Gubernur Murad menyatakan bahwa keberhasilan ini memerlukan dukungan finansial yang tepat sasaran dan program peningkatan kapasitas masyarakat.

Rencana strategis jangka panjang juga telah disusun untuk mendorong seluruh Kampung di Provinsi Maluku mencapai status mandiri pada tahun 2045. Pemerintah menetapkan tahun 2025 sebagai awal baru untuk memprioritaskan Kampung yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Kolaborasi untuk Mewujudkan Maluku Sejahtera

Forum OPD di Hotel Grand Avira, Ambon, pada 18 Maret 2024, menjadi ajang penting untuk mendiskusikan strategi pembangunan Kampung. Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Maluku, Ir. Sadali Ie, membacakan sambutan tertulis Gubernur Murad. Acara ini juga dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Maluku, Kasrul Selang, serta Kepala Bappeda Maluku, Anton Lailossa.

Gubernur berharap forum tersebut dapat menghasilkan konsep pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi. Dalam semangat tema “Bergerak Bersama Menuju Kampung Mandiri untuk Maluku Sejahtera,” seluruh elemen pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat koordinasi.

Kehadiran pimpinan OPD serta kepala dinas dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku menjadi wujud nyata kolaborasi. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan, sehingga semua Kampung di Maluku tidak hanya mandiri tetapi juga berdaya saing. Dengan komitmen bersama, visi menjadikan Maluku sebagai provinsi yang sejahtera dapat tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *