
PLN Pastikan Listrik Cukup di Maluku
PLN Indonesia Power (PLN IP) memastikan pasokan listrik mencukupi untuk Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Maluku. Pembangkit listrik apung Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara 1 berperan penting dalam sistem kelistrikan Ambon. Dengan kapasitas 60 Megawatt (MW), pembangkit ini menyuplai lebih dari 56% kebutuhan saat beban puncak.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengunjungi Maluku untuk memantau kesiapan energi menjelang perayaan besar tersebut. Kunjungan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
“Presiden meminta kami memastikan kesiapan energi menghadapi Natal dan Tahun Baru,” ujar Bahlil dalam keterangannya pada Kamis (19/12).
Fokus Kesiapan Energi di Maluku
Bahlil didampingi Sekretaris Jenderal ESDM Dadan Kusdiana dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu. Mereka memastikan operasional BMPP Nusantara 1 berjalan optimal selama momen penting tersebut.
Ia mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan PLN dalam menjaga ketersediaan listrik, khususnya di wilayah Maluku. Menurutnya, upaya ini memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Natal.
“Maluku menjadi perhatian karena mayoritas penduduknya merayakan Natal. Kami ingin memastikan perayaan mereka berjalan lancar,” tambah Bahlil.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa beban puncak listrik Ambon diproyeksikan mencapai 60,02 MW selama Natal dan Tahun Baru. BMPP Nusantara 1 menjadi tulang punggung kelistrikan Maluku dengan kontribusi signifikan terhadap sistem tersebut.
“BMPP ini menjadi andalan kami untuk menyuplai listrik di Ambon. Operasionalnya akan kami optimalkan selama Natal dan Tahun Baru,” kata Edwin.
PLN IP juga menerapkan sistem digitalisasi pembangkit melalui Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC). Sistem ini memungkinkan pemantauan lebih dari 21 GWh energi dari berbagai pembangkit secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional.
Karya Anak Bangsa untuk Kemandirian Energi
BMPP Nusantara 1 mulai beroperasi pada Juli 2024 sebagai pembangkit apung pertama karya anak bangsa. Proyek ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang mendukung kemandirian energi di Indonesia Timur.
“Pembangkit ini adalah bukti inovasi PLN dalam mendukung kemandirian energi. Ini juga sesuai visi Presiden Prabowo tentang swasembada energi,” ungkap Edwin.
PLN memastikan keberadaan pembangkit ini menjadi solusi berkelanjutan untuk kebutuhan energi di wilayah Indonesia Timur. Dengan inovasi seperti BMPP Nusantara 1, ketergantungan terhadap energi dari luar wilayah dapat dikurangi.
Langkah-langkah strategis seperti pemantauan real-time dan inovasi teknologi menjadi kunci kesuksesan PLN dalam menjamin listrik di Maluku. Kehadiran BMPP Nusantara 1 tidak hanya memberikan solusi energi, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PLN.
PLN terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, khususnya di momen penting seperti Natal dan Tahun Baru. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan hari besar mereka dengan nyaman tanpa kekhawatiran akan gangguan listrik.

Tinggalkan Balasan